Minggu, 11 November 2012

cara aman memipet darah

memipet adalah pekerjaan yang biasa dilakukan oleh para analis kesehatan di laboratorium, namun cara yang  digunakan untuk memipet sudah seharusnya dilakukan dengan cara yang aman.
buat teman yang bekerja di lab puskesmas yang pemeriksaannya masih menggunakan cara manual, tips dibawah ini dapat dilakukan.

1. memipet darah untuk pemeriksaan hb sahli.
gunakan selang yang elastis, misalnya selang infus. potong selang sepanjang 7-8 cm, ikat salah satu ujung selang sampai benar-benar tertutup untuk mendapatkan efek vakum ketika memipet. kemudian sambungkan selang tersebut ke pipet hb sahli.
cara menggunakan pipet hanya dengan menekan dan melepas tekanan dengan sangat perlahan, namun perlu latihan beberapa kali agar mendapat pengalaman dan keterampilan yang tepat.

2. memipet darah dan reagen untuk pemeriksaan hitung darah.
dalam hal ini kita memerlukan selang infus sepanjang 5 cm dan spuit 3 ml.
salah satu ujung selang disambungkan ke spuit dan ujung lain ke pipet lekosit atau pipet eritrosit.
cara menggunakan pipet :
sebelum digunakan torak spuit harus dimainkan maju mundur beberapa kali agar tidak terjadi kejutan dalam memipet.
~ untuk memipet darah dengan menekan dan melepas tekanan pada selang.
~ untuk memipet reagen turk atau hayem lepaskan tekanan pada selang kemudian sedot reagen dengan menarik torak spuit secara pelan.

demikian sekilas tips sederhana buat teman-teman dipuskesmas, semoga bermanfaat.salam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar